Salah satu pengisi acara, musisi-musisi yang pernah menggawangi formasi Revolt, membawakan nomor-nomor classic rock.
Rembulan malam naik sepenggalah. Cuaca cerah. Selaput mega berarak menghidupkan cakrawala pandang kita ke kejauhan semesta. Di sudut jalan desa di tepi pematang sawah, kedamaian suasana pemukiman serasa tak mudah untuk dilupakan. Adalah warga Sumberan Kidul RT 01 RW 02 Sumbersari Banyuurip Purworejo Jateng, yang Jumat (19/08/2016) malam ini menggelorakan kembali karakter kebangsaan melalui aktivitas Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71.
Dalam sambutannya, Sugeng, Kades Sumbersari berpesan agar selalu membawa nama baik di era kekinian, mengingat banyaknya tantangan seiring perkembangan jaman. Ia ajak warga untuk meneriakkan yel-yel, yakni pekik merdeka!
Muda teruna setempat mendapat kesempatan awal mengisi panggung sederhana di teras rumah salah satu warga. Baca puisi dan olah vokal silih berganti, diiringi musisi-musisi seniornya. Musisi lokal yang sempat tergabung dalam beberapa kelompok musik sebelumnya, ‘dibongkarpasangkan’ kembali dalam beberapa formasi berbeda. Jadinya, amat variatif, bukan?
Diselingi pengundian dan pembagian door prize, karya-karya berbagai genre dimainkan. Andai Kau Datang, Bunga di Tepi Jalan, membangkitkan kembali kenangan masa silam. Aryo dkk. membawakannya dengan enerjik. Forever in One, I’ll Remember You, dan seterusnya makin mengguncang dada. Revolt ada di jalur ini, dengan formasi lama era sering tampil di cafe. Tak ketinggalan formasi People Java Rasta (PJR) dengan Indra Key pada keyboard, menata kembali tempo dan dinamika reggae yang penuh greget. “I love You, Indonesia!” seru Djing, vokalis PJR di awal nomor Redemption. “Aja lali, sapa kowe,” lirik-lirik berbahasa Jawa ala Tony Q menggema. Ada juga Hitam Putih! Masih ada lagi, beberapa musisi pelajar dipertemukan kembali di sini dengan sajian aransemen nomor-nomor ala festival.
Panitia mengingatkan agar jam sebelas malam acara ini diakhiri. Kepada harianpurworejo.com Ari Revolt menjelaskan, “Hanya tiga hari kami mempersiapkan sajian ini!” Kesan dadakan disampaikan pula oleh Indra Key. Pun begitu, konsep reuni masih kental dikedepankan sebagai sarana silaturahmi, bertepatan perayaan ‘Pitulasan’.

Iklan

Jelang Maghrib sore tadi (18/08/2016), seorang kolega penyuka aktivitas fotografi dan videografi bertanya tentang jadwal karnaval. Tahu sama tahu, oleh admin di-copas-kan jadwal yang dimaksud, entah brand apa yang akan dibenamkan kepada agenda tahunan itu!

Berikut jadwal (sekaligus rute yang dilalui) karnaval tersebut:

Kategori peserta TK, PAUD dan KB, Selasa (23/08), 07.00 WIB, start di depan Pendopo Kabupaten Purworejo Jl dr Setiabudi, melalui depan Masjid Agung Darul Muttaqin Jl Mayjen Sutoyo, melalui mimbar kehormatan (depan kantor Setda) Jl Proklamasi, melalui Jl Jend Oerip Soemohardjo dan finish alun-alun sebelah timur. 

Kategori peserta SD, SMP dan UPT, Rabu (24/08), 13.00 WIB, start di depan Pendopo Kabupaten Purworejo Jl dr Setiabudi, melalui depan Masjid Agung Darul Muttaqin Jl Mayjen Sutoyo, melalui mimbar kehormatan (depan kantor Setda) Jl Proklamasi, melalui Jl Jend Oerip Soemohardjo, melalui Jl Jend Sudirman, melalui Jl Mayjen Sutoyo, melalui Jl RA Kartini, melalui Jl Dewi Sartika, melalui Jl dr Setiabudi, melalui Jl Mayjen Sutoyo, melalui Jl Kol Sugiyono, melalui Jl Jend Oerip Soemohardjo dan finish alun-alun sebelah timur. 

Kategori peserta SMA/SMK, PT, Instansi/Dinas dan Umum, Kamis (25/08), 13.00 WIB, start di depan Pendopo Kabupaten Purworejo Jl dr Setiabudi, melalui depan Masjid Agung Darul Muttaqin Jl Mayjen Sutoyo, melalui mimbar kehormatan (depan kantor Setda) Jl Proklamasi, melalui Jl Jend Oerip Soemohardjo, melalui Jl Jend Sudirman, melalui Jl Sibak, melalui Jl RA Kartini, melalui Jl Dewi Sartika, melalui Jl dr Setiabudi, melalui Jl Mayjen Sutoyo, melalui Jl Kol Sugiyono, melalui Jl Jend Oerip Soemohardjo dan finish di alun-alun sebelah timur. [dari berbagai sumber]